OKU Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) OKU Timur mengimbau para ayah atau wali murid laki-laki untuk mengantar anak-anak mereka ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran 2025/2026.
Himbauan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 400.3.5.1/59/III.Disdikbud.OT/2025, tertanggal 10 Juli 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), sebuah gerakan nasional yang mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa imbauan ini selaras dengan dua regulasi nasional, yakni Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025 dan surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor: 8-543/PK.02/J6/2025.
“Gerakan ini bukan hanya simbolik. Kehadiran ayah di hari pertama sekolah sangat berpengaruh pada semangat dan keberanian anak untuk memulai jenjang pendidikan baru,” ujar Wakimin. Sabtu, (12/7/2025).
Dalam surat edaran tersebut, Disdikbud OKU Timur menekankan tiga poin penting:
1. Menghimbau seluruh sekolah PAUD, SD, dan SMP agar melibatkan ayah atau wali murid laki-laki dalam mengantar anak di hari pertama sekolah.
2. Mengajak ASN maupun non-ASN laki-laki yang memiliki anak usia sekolah untuk ikut berpartisipasi.
3. Meminta sekolah mendokumentasikan kegiatan ini dan melaporkannya secara berjenjang.
Gerakan ini bertujuan memperkuat peran keluarga, khususnya peran ayah dalam dunia pendidikan, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak sejak hari pertama.
Dengan langkah ini, Disdikbud OKU Timur berharap suasana hari pertama sekolah menjadi lebih hangat, menyenangkan, dan berkesan, serta membangun kesadaran bersama bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya guru dan ibu semata. (*)