OKU Timur, Suaraedu.com – Dua siswa dari SMP Negeri 2 Semendawai Timur berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional setelah dinyatakan lolos seleksi proposal dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025.
Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dalam proposal yang diajukan, kedua siswa mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi sosial pelajar saat ini, yaitu “Cyber Bullying dan Depresi: Korelasi Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Generasi Alfa.”
Tema tersebut lahir dari keprihatinan mereka terhadap banyaknya kasus tekanan mental yang dialami remaja akibat paparan media sosial, terutama saat mengalami perundungan secara daring (cyber bullying).
Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan observasi, kuesioner, serta studi literatur yang mendalam.
Hasil awal menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan gejala-gejala depresi, khususnya di kalangan siswa se-usia mereka yang merupakan bagian dari Generasi Alfa – generasi yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan teknologi digital.
Kepala SMP Negeri 2 Semendawai Timur, kadek Anggraini S.Ag mengatakan, bahwa proses ini tidak instan ada pembimbingan serta pembinaan secara reguler oleh ekstra kurikuler KIR.
Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah akan terus memberikan dukungan penuh kepada para siswa dalam mempersiapkan diri menuju tahap selanjutnya dari ajang OPSI 2025, yakni presentasi karya di tingkat nasional.
“Semua ada proses dan kami berharap dan optimis siswa SMPN 2 Semendawai Timur yang lolos seleksi proposal OPSI 2025 bisa memberikan yang terbaik bagi sekolah dan daerah,” katanya, Senin (15/07/2025).
OPSI merupakan ajang tahunan bergengsi yang bertujuan menumbuhkan budaya riset di kalangan pelajar serta mendorong siswa untuk berpikir kritis, inovatif, dan solutif dalam menghadapi tantangan zaman.
Keberhasilan dua siswa dari SMPN 2 Semendawai Timur ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri melalui jalur penelitian. (*)